Parkir

Tak sedikit kini di jalanan Jogja, juga kayaknya sama di kota-kota lain, yang dikit-dikit bayar parkir. Dikit-dikit bayar parkir. Jajan di warung pinggir jalan, bayar parkir. Ngambil uang di ATM, bayar parkir. Belanja sebentar di toko, bayar parkir. Bahkan di beberapa minimarket yang seharusnya bebas biaya parkir pun bayar parkir.

Kalau parkir motor untuk waktu yang lama, di kawasan yang padat pengunjung, dan petugas parkirnya betul-betul bekerja mengatur ketertiban motor, tak masalah. Tapi kalau parkir cuma sebentar; di kawasan relatif sepi atau di area yang tak memakan ruang jalan umum (atau di area yang pemilik areanya membebaskan biaya parkir; atau di area yang ada/tidak petugas parkirnya, sama saja); ditambah lagi petugas parkirnya hampir ndak melakukan apa-apa (pengguna motor memasukkan-menempatkan-mengeluarkan motornya sendiri, tapi tukang parkir tiba-tiba methungul mbuntuti dari belakang begitu mau pergi); susah rasanya untuk membayar dengan keikhlasan. Mbayarnya dengan terpaksa, karena malas ribut.

Ini bukan soal bayar seribu. (Dan kadang lebih dari seribu–yang sesungguhnya melanggar perda tentang retribusi parkir. Pun meski cuma seribu, kalau diakumulasi dari banyak orang, jadinya ya banyak juga.) Tapi soal tiadanya kejelasan transaksi, yaitu tenaga yang dijual berupa jasa mengamankan-mengatur motor; atau ‘sewa’ lahan yang untuk sementara dipakai memarkir motor; atau adanya asas kerelaan (istilah fikihnya: taradhin) dari pihak yang bertransaksi yang ditandai dengan konsumen punya hak memilih dan bernegosiasi mau menggunakan jasa parkir atau tidak, khususnya di kawasan yang sebenarnya tak memerlukan jasa parkir.

Tagged: , ,

One thought on “Parkir

  1. Lativa 01/09/2016 pukul 13:25 Reply

    Wah blogpost nya mewakili perasaan saya banget. Bener, jogja skrg dikit2 parkir.. emang bukan soal nilai seribu-dua ribunya.. tp ya bener, seringkali petugas parkir tuh ya ga bntuin apa2. Terus kalo kaya cuman pake atm 1-2 menit trs mbayar parkir yo kdg emg rasanya gak iklas apalagi klo atmnya lg rusak. Hmm

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s